the fake one

i actually wrote this like 3 months ago, and i just forgot to post it in my blog. so, here you go, my last-year writing. 🙂

Gw ngga ngerti ya kenapa ada orang-orang seperti ini :

1. The wannabe
Orang-orang kaya gini adalah orang-orang yang melakukan berbagai cara untuk menjadi seseorang yang bukan dirinya sendiri. Mereka membual, mereka melakukan sesuatu yang sebenernya mereka ngga suka, hanya untuk diterima oleh orang lain atau untuk menarik perhatian orang lain. gw pernah ketemu orang-orang kaya gini. Mereka membual dengan cara memamerkan materi yang mereka punya, kaya misalnya :

“om gw mobil nya Lexus loh”

“ih sepatu lo lucu deh, baru aja gw mau beli yang sama kemaren”

“tiap 3 taun sekali gw harus ganti mobil”

Atau ada juga yang ngerokok karena temen-temennya ngerokok and they are smoking because they wanna look as cool as their friend. Eeeewwhh.

Atau ada juga yang maksa banget berpenampilan seperti role model nya, bahkan kadang role model nya itu temennya sendiri. Sebenernya mungkin gaya itu ngga cocok untuk mereka tapi mereka tetep maksa, supaya dibilang modis, dibilang gaul, dibilang anak masa kini.

2. The attention seeker.

Ada lagi yang kerjaannya cari perhatian mulu. Intinya sih ngeboong juga. Ngarang-ngarang cerita. Misalnya :

“gw hamiiiiiiiiilll” besoknya “gw keguguraaaaaaannn” (WTH??) dan dari SD pun bualan dia sama, dia hamil dan besoknya keguguran. Kuat amat rahim nya ya??.

“eh masa bokap gw kena SARS” (ngomong dengan santai ibarat lagi ngomong “eh gw abis beli es duren loh”)

“gw setengah serigala” (ngomong dengan nada super serius)

“gw bisa narik awan” (orang yang sama slash si manusia setengah serigala dan ngomong nya lebih serius lagi) if you want to lie, at least lie about something realistic for heaven’s sake!!

3. Si Sirik.

Orang-orang sirik ini adalah orang-orang yang sebenarnya kagum sama orang yang dibencinya, Cuma mau segimana usahanya dia, dia ngga bisa jadi kaya orang yang dikaguminya itu. Just admit it, hey Sirikers, deep deep deep inside your heart, you adore him/her, don’t you???
Anyway
, si sirik ini biasanya ngomongin orang yang dia sirikin sampe ke hal-hal yang super kecil. Pokonya kayanya orang itu salah aja di mata si sirik. Entah dari gaya hidupnya, dari baju yang dipakainya, hobinya, semuaaaa nya salah. Setiap saat mata nya ke orang yang disirikin, mengomentari setiap gerakannya, mencari kesalahannya, padahal sebenernya iri aja sih.

Gw pernah ketemu tiga tipe orang-orang diatas. Eneg banget gw ketemu orang kaya gitu. Gw bingung, kenapa sih ada orang yang kayanya berusaha keraaaas banget untuk menaikkan strata nya di mata orang lain?kenapa sih ada orang yang kerjaannya membual cerita-cerita heboh?kenapa sih ada orang yang kerjaannya ngomongin orang lain aja?kaya ngga ada kerjaan lain aja.

And then i realized, people who show off their fake-wealthiness are just people who’s trying so hard to impress other people. maksud gw, pemikiran mereka sangat dangkal banget deh, melakukan sesuatu yang bukan dia sebenarnya hanya untuk dianggap keren, untuk diterima oleh masyarakat. Trus kalo emang dia kaya, emangnya kenapa??do they think people will make a friend with them because they have the Gucci bag????do they think people will be impressed with your Lexus car which owned by your uncle???hey wake up, normal people won’t give a damn about what car you own, who your uncle is, or even how big your house is. The truth is normal people will laugh over your back. You’re totally not impress normal people, but i tell you, you’re just gonna make them feel pity for you, because of your fake-ness.

I believe the real filthy-rich people will never ever brag about their wealthiness. Menurut gw, kekayaan atau kelebihan atau prestasi yang seseorang punya itu kaya bau bangkai cicak, walaupun ngga terlihat dan tersembunyi, tapi pasti ketauan suatu hari nanti. Ngga usahlah berusaha untuk jadi orang kaya-palsu, kalo memang pribadinya menyenagkan, orang-orang pasti tertarik untuk berteman.

Dan untuk para Attention seeker, ngga usah juga membual untuk dikagumi (siapa pula yang bakal kagum dengan manusia setengah serigalaaaaa??hell-o??even you are Jacob Black!!), untuk diperhatikan. You won’t be adored unless you do something positive. And lie about yourself is not a positive way to get people’s attention.

Untuk si Sirik, syukurilah apapun keadaan yang dipunya. Daripada ngurusin urusan orang, daripada nyeramahin orang padahal sendirinya juga ngga bener, daripada nyari-nyari kesalahan orang, mending bikin blog, atau surfing di kaskus, atau bikin video di youtube atau setidaknya baca koran, nonton TV biar laen kali kalo ngga ada bahan perbincangan bisa ngomongin harga Cabe yang naek, bukannya ngomongin betapa mewahnya kehidupan si A, betapa tidak berimannya si B, atau betapa seksinya si C.

Just be yourself. I know it is so cliche, be yourself. But it is true. You don’t have to force yourself to be fitted in some clique or to be accepted by some group or to be a cool-girl. You don’t have to be a fake person. If your friends don’t accept you just the way you are, then they are not good for you. It’s not you who is not good enough for them, but just believe that there are a bunch of people who will accept you just the way you are. Who bring out the best in you. You need to be surrounded by positive people, not people who will trap you in the negative things.

And envy someone, somehow could be a good thing if you take the envy feeling as your motivator to be a better person, not to make yourself feel good by making other people feel bad. A true friend will come if you being yourself and doing something positive. Nobody wants to be friend with a liar, a back-stabber, a blabber, unless they are a liar, a backstabber, a blabber themselves.

Show your positive side and if you don’t have something nice to say, don’t say anything. Just be yourself, be positive. 🙂

“tersenyumlah saat orang-orang mulai menjelek-jelekannmu. Artinya, kehadiranmu mulai megkhawatirkan mereka” –Moemoe Rizal-

i’d rather be hated for who i am, than be loved for who i am not” –Kurt Cobain-

Advertisements

4 thoughts on “the fake one

  1. Hai carissa seneng baca postingan lo yang ini, asli gue juga gedeg sama orang2 macem begitu, fake person yeah…kok ga capek yah jadi manusia tipe begitu hehehe
    eh ini quote lo yang “i’d rather be hated for who i am, than be loved for who i am not” gue kaya pernag tau gitu beberapa hari yg lalu dari tumblr apa yah hehe keren abis sumpah :’)

  2. Aaaaaa trimakasih juga ya udah berkunjung. Hehehehhe. Iyaaa ini bahkan gw tulis pas lagi kesel-keselnya sama orang-orang yang rese itu. Jadi maklumin aja, tulisannya penuh emosi. Hehehehe.
    Kayanya gw liat quote itu juga dari tumblr deh. Lo punya tumblr wor? Mau doooong liat. Hehehehe 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s