My P.M Skin Care Routine

Aloha.. setelah sekian lama akhirnya aku akan memulai untuk mengisi blog ini lagi. Dan karena sekarang aku berada pada tahap late 20’s, aku mulai concern dengan yang namanya skin care.  Walaupun memang kulit mukaku belum yang bersinar banget bak Korea’s Goddess Kim Tae Hee, tapi ngga ada salahnya kok memulai untuk merawat tubuh kita sendiri. Who doesn’t want to age gracefully right? righhht? YANG DI POJOK SANAAAAA MANA SUARANYAAA?? *tiba-tiba berubah jadi Tantri KOTAK* anywhoooo, bagaimana kalau dimulai sekarang aja yaa.

  1. First Step – Cleansing
SAMSUNG CAMERA PICTURES
SK II Cleansing Oil & Garnier Micellar Water

Entah kenapa aku percaya seberapa begajulannya kegiatan kita di siang hari yang bikin muka jadi kotor atau seberat-beratnya make up, bersihin muka secara thoroughly itu adalah kunci. Hehehehe. Jadi aku selalu melakukan double cleansing. Sehari-hari aku ngga pernah pakai make up berat sih, cuma mentok di sunblock aja dan primer ya abis itu ciao keluar rumah. Tapi as soon as i get home aku langsung bersihin muka dengan Cleansing Oil. Cleansing Oil SK II ini sudah botol ke-3 aku, sebelumnya aku pernah coba DHC yang ngehits banget itu, Shu Uemura trus lanjut ke SK II ini. Diantara ketiganya, aku paling suka SK II Cleansing Oil. Teksturnyaa paling encer dibanding DHC dan Shu Uemura. Jadi ngga terlalu berat pas diusap di wajah. Biasanya aku pakai 3 pumps dan dioleskan ke muka, bibir dan mata (anaknya ngga mau rugi, ngga mau beli eye make up remover hehehehe). Setelah itu diseka dengan kapas dan baru dibilas dengan air. SK II Cleansing Oil ini ngga bikin kulitku break out sih selama ini. That’s why i still keep this Cleansing Oil though the price sometimes chokes me. Hiks.

Kalau yang Garnier Micellar Water, aku baru coba juga sih. Sebelumnya aku pakai Bioderma, tapi karena ini lagi hits jadi aku coba-coba aja dan enak juga sih. Teksturnya bener-bener kaya air jadinya jauh lebih praktis dan nyaman dibanding Cleansing Oil sih yaaa. Aku pakai ini kalau lagi males banget atau sudah terlalu lelah dan ngantuk untuk bersihin muka. Hehehehe. Atau biasanya kalau aku travelling, aku selalu bawa Micellar Water (biasanya si Bioderma karena dia punya mini size nya) karena sumpah ya PR banget bawa-bawa botol Cleansing Oil yang gendut itu kemana-mana.

2. Facial Cleanser

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Di dalam Double Cleansing, tahap pakai Facial Cleanser ini lebih untuk membersihkan sisa-sisa make-up atau debu yang sebelumnya sudah dibersihkan dengan Cleansing Oil. Apalagi kalau hanya pakai Micellar Water, aku pasti tetap cuci muka dengan Facial Cleanser lagi. Kayanya ngga afdol gitu kalau muka ngga kena air. Hehehehe. Sehari-hari aku pakai Facial Cleanser dari Medina. Medina ini merk dari Ina Thomas. Aku pakai masker organic kefir nya setiap hari pas aku lagi jerawatan parah, jadi sekalian aku pakai Facial Cleanser nya juga. Harganya cukup affordable dan mild banget. Teksturnya lebih kaya gel dan ngga berbau. Setelah selesai cuci muka, kulit muka ngga berasa keset atau ketarik. Lebih ke licin dan lembab. Selama ini nampaknya aku cocok-cocok aja ya karena ngga break out.

Untuk The Body Shop Seaweed, aku pakai sesekali aja untuk deep pore cleansing. Kalau ada rencana mau maskeran, biasanya aku pakai ini. Facial Cleanser ini teksturnya mirip dengan Medina, gel gitu dan meninggalkan kesan licin setelah pemakaian. Jadinya kulit muka ngga berasa ketarik dan kering. Soalnya aku sempet baca-baca (i dont know if this true) kalau Facial Cleanser yang banyak busanya atau yang jenis foam banyak mengandung deterjen (that’s why it’s kinda foamy) dan setelahnya kulit muka kerasa ketarik dan kering. And it’s not really good for oily skin because when the skin get super dry, kulit akan memproduksi lebih banyak minyak lagi supaya kulit tetap ter-moisturized. So, ever since i read that, i try to avoid Foaming Facial Cleanser. 

3. Toner, Essence & Serum.

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Aku dulu sempet jerawatan parah banget saat aku lepas dari obat dokter. Dan selama jerawatan parah itu, aku memutuskan untuk mencoba set Pitera dari SK II. Set ini bener-bener terkenal banget dan hasil reviewnya cukup positif. Selama pakai ini, i gotta admit that the Pitera Essence really help calming my acne. Hasilnya memang ngga instan yang seminggu pakai, besoknya muka langsung kaya Song Hye Kyo, prosesnya bener-bener berbulan-bulan dan cukup bikin bangkrut juga hehehehehe. Jadi kalau acne lagi meradang banget, biasanya aku basahin kapas tipis pakai Pitera Essence dan ditaruh di bagian yang berjerawat. Waktu itu aku pas banget acne parah di kedua pipi, jadi bayangkan betapa borosnya aku pakai Pitera Essence ini. Hiks. Tapi berhubung sekarang sudah ngga separah dulu, jadi aku pakai Pitera Essence ini hemat-hemat aja. Satu botol bisa untuk 2-3 bulan. Oya sebelum pakai Pitera Essence, aku men-toning kulit muka setelah cuci muka dengan Pitera Clear Lotion nya. Sebelumnya aku ngga tau kalau pakai toner ternyata penting juga, jadi aku sering skip toning. Ternyata Toner penting untuk mengangkat sisa-sisa kotoran di muka dan menyeimbangkan kembali pH kulit (CMIIW). Setelah Toner, baru aku pakai Pitera Essence pakai kapas tipis (biar nyerep nya banyak, ngga mau rugi) terus ditepuk-tepukin ke muka, leher sampe bahu sekalian hehehehe. Yang aku kurang suka dari Pitera Essence ini, baunya aja sih. Baunya kaya bau pesing gitu huhuhuhu.

Setelah Essence, next step nya adalah serum. Konon katanya serum itu penting banget banget banget di dalam rangakain skin care. If you want to age gracefully, serum adalah KOENTJI!! hehehehehe. Actually, this is my first serum. I realize i need to add serum on my night skin care routine when i enter the late 20’s phase. Sebenarnya aku beli Kiehl’s Hydro Plumping Re-Texturizing Serum Concentrate (aduh panjang amat namanya sampe pegel lengan) ini tanpa browing-browsing dulu, jadilah dadakan dateng ke counter Kiehl’s, dikasitau mas nya soal serum dan pulang dengan membawa ini. Setelah sampai rumah, aku baru browsing di makeupalley, dan ternyata rating nya ngga terlalu bagus. Hiks. Apa daya udah kebeli dan cukup pricey juga, jadilah aku pakai. Sudah sekitar 2 bulan aku pakai ini dan aku ngga terlalu berasa hasilnya. Teksturnya seperti gel tapi lebih ringan dengan warna transparan dan ngga berbau. Serum ini cepet banget menyerap ke kulit. Jadi cukup lightweight. Tapi sayangnya aku ngga terlalu melihat hasil kulit lebih smooth, plump or even hydrated with this serum. Even when my skin is in bad condition like dry and flaky (my skin is oily type but the surface can be really flaky and dry sometimes), the serum doesn’t make it any better. So in the end, i just keep using this until the bottle get empty and will purchase another serum. 

If any of you readers (ya kalo ada yang baca juga sih mengingat blog ini udah ditinggalkan seribu tahun lamanya hukshuks) ada rekomendasi serum yang bagus buat kulit berminyak dan kalo bisa anti aging dan anti kerut (because i still want to look Forever Young dan makan bunga kantil sangatlah tidak solutif buat aku), please leave your recommendation in comments belooooow. Dan aku juga ngga pakai night cream karena sampai sekarang masih belum nemu yang cocok. So please give me recommendation for good serum and night cream. Thankiiies.

4. Eye Cream

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Laneige Water Bank Eye Gel adalah eye cream pertama aku. This is actually my second jar which was given by my sister. Water Bank Eye Gel ini adalah salah satu produk andalan dari Laneige dan menurutku ngga salah sih kalau jadi andalan, karena di aku sangat berfungsi banget. It really hydrates my eyes area. Teksturnya cukup ringan jadi  ngga terlalu berasa ada yang ngeganjel di area mata. Progress nya memang ngga terlalu cepat, karena butuh waktu berbulan-bulan pemakaian buat aku untuk bisa melihat hasilnya. Kalau untuk dark circle alias mata panda sih aku tetap ada tapi area mata ku terasa lebih halus dan calon-calon kerutan mulai ngga senyata dulu sebelum pakai. Aku pakai ini dua kali sehari yaitu di pagi dan malam hari. Nah, mengingat harganya cukup pricey yaa walaupun abisnya juga bakal lama, aku pindah ke The Body Shop Vit.E Eye Contour pas Laneige aku abis. Harganya setengah harga si Laneige loh, kan lumayan sisanya buat nabung beli serum yang caem. Hehehehehe. Tekstur si The Body Shop lebih kaya eye primer ya buatku, lebih thick dan berwarna putih, semacam krin gitu. Tapi kalau sudah dioleskan, warna putihnya akan memudar. Aku suka The Body Shop ini, it doesn’t make my eyes worse or better (well maybe very slightly better), i even got myself the second tube when i ran out of the first one (before suddenly my sister gave me the water bank), tapi yang aku ngga suka dari The Body Shop Vit.E Eye Contour ini, it really stings my eyes. Mataku suka berasa pedes sampai berurai air mata kalo ngga sengaja kena waterline mata. I don’t know why it stings so much. Makanya pas aku dapet Water Bank, aku pensiunkan dulu si Eye Contour ini. Kalau untuk soal kelembaban, ngga terlalu ya. Aku tetap pakai ini karena harganya yang masih affordable aja sih.

5. Lip Scrub

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Sebenarnya untuk bibir, produk yang aku impikan banget itu Laneige Lip Sleeping Mask. Tapi karena belum kebeli dan lagi-lagi keburu dapet hibahan si Lush Lip Scrub ini, jadilah aku pakai dulu. Dan ternyata, ini rasanya enak banget. Hahahahahaha. Sebenernya ini bukan buat dimakan tapi kadang kalau lagi diolesin di bibir suka ngga sengaja kejilat dan berasa manis strawberry, jadi kaya lagi makan bubuk permen sebelum tidur.Hehehehehe. Aku pakai ini setiap malam. Teksturnya seperti gula pasir, khas butiran scrub gitu dan berwarna merah. Hasilnya kalau pagi, bibir bisa terasa lebih halus aja sih. And thankfully, I’ve never suffered from dry or chapped lips (which is really important for lip cream user like me).

Exfoliate 

SAMSUNG CAMERA PICTURES

This exfoliate thing actually not on my daily skin care routine. Aku biasanya exfoliate hanya tiga kali seminggu menggunakan Kiehl’s Rare Earth Deep Pore Cleansing Mask dan COSRX BHA Powder Liquid. Ganti-gantian aja sih pakainya ngga sehari langsung dibarengin. Untuk Kiehl’s Rare Earth ini aku cukup suka, teksturnya seperti mud mask tapi lebih halus. Saking halusnya aku kalau pakai harus tebel-tebel dan berlayer, kalau ngga kaya berasa ngga ngefek ke muka. Hehehehehe.Konon produk ini disebut sebagai dupe nya Glam Glow Mask (Glam Glow yang mahal banget dan mini itu). Harga ini cuma setengah harga nya Glam Glow (setahun yang lalu ya) tapi lumayan memberikan efek bagus buat kulitku. Biasanya aku pakai setelah cuci muka, disaat muka masih lembab, dioleskan merata ke seluruh muka (sama leher juga kadang) trus ditunggu 20 menit setelah itu dibilas. Hasilnya kulitku berasa lebih smooth dan matte aja sih. Kadang komedo jadi lebih gampang dikeluarin kalau setelah pakai ini. Aku sempet coba Glam Glow yang hitam, kurang lebih sama lah ya sama ini. Tapi aku pribadi lebih suka Glam Glow sih (walopun belom kebeli hiks). Kalau Glam Glow hasil akhirnya bikin muka cling cerahan juga which Kiehl’s doesn’t. Setelah Kiehl’s ini habis mungkin aku akan cari exfoliate masker yang lain.

Dan untuk COSRX BHA Powder Liquid, aku pakai ini baru 2 minggu terakhir. Hasilnya, kulit muka agak cerahan, pori-pori mengecil (efeknya mirip kaya Pitera Essence pas awal-awal aku baru pakai) dan terlihat lebih smooth. Tapi sayangnya, permukaan kulitku jadi kering dan agak kasar. Aku sempet baca kalau pakai BHA memang harus diiringi dengan highly moisturized skin care, karena BHA bisa bikin kering. Nah mengingat aku ngga pernah pakai night cream dan serum ku kurang moisturized, jadilah permukaan kulitku kering. (Mungkin yaaaa aku analisa sendiri aja) So far aku suka dengan COSRX BHA ini, walaupun bikin kering. Saat ini aku mau coba untuk pakai sheet mask setelah pakai COSRX BHA ini supaya mukaku ngga kering-kering banget.

Well, sekian uraian Night Routine aku. Semoga bisa memberikan informasi amatir yang bermanfaat hehehehe. I will back with another review on another beauty product and random things on next post.

Bye. *Pufff*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s