Itikaf di Bulan Ramadhan 1438 H

Ola all, karena bulan kemarin adalah bulan Ramadhan, sekarang aku ingin sharing pengalaman pertamaku Itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa. Jadi sebenernya aku udah kepengen banget ikut Itikaf bareng dengan teman-teman kantorku dari 2 tahun lalu. Mereka rutin tiap tahun saat bulan Ramadhan tepatnya di malam ganjil sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan mengikuti kegiatan Itikaf di masjid-masjid di Jakarta. Alhamdulillah tahun ini aku bisa ikut which means aku ngga lagi halangan dan belum mulai mudik. Nah jadi di malam ke-21 bulan Ramadhan, aku janjian dengan teman-temanku untuk ikutan Itikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa. Kenapa memilih Masjid Agung Sunda Kelapa? Karena menurut temanku, di Masjid Agung Sunda Kelapa kegiatan Itikafnya dirasa lebih khusyuk. Karena aku belum pernah ikutan, jadi aku nurut saja hehehe.Jam 4 sore aku tiba di Masjid Agung Sunda Kelapa dan bergegas masuk ke bagian wanita yang terletak di bagian bawah Masjid. Untuk jamaah laki-laki, menempati lantai atas Masjid. 

Itu baru jam 4 sore dan sudah ramai sekali jamaah wanita nya. Masih ada sih beberapa tempat kosong, dan untungnya temanku sudah nge-tekin tempat buatku jadi kami tidak terpisah tempatnya

Dan percaya dehitu sudah ramai bangetwalaupun memang nantinya ada beberapa jamaah yang pulang setelah Shalat Magrib ataupun Shalat Tarawih, tapi kalau niat datang ramean, lebih baik sudah datang dari sore supaya ngga terpisah-pisah tempatnya.  Selama menunggu Magrib, jamaah bebas melakukan kegiatan apapun. Ada yang tadarusan, istirahat, tidur, ngobrol atau main handphone. Sekitar setengah jam sebelum waktu berbuka, pengurus Masjid membagikan makanan untuk bebrbuka dan untuk makan malam. Tapi harus gercep alias gerak cepet ya, karena ngga semuanya kebagian kalau makanannya sudah habis. Makan malamnya berupa nasi kotak yang isinya nasi, gulai ikan, sambal, kerupuk, tempe dan Aqua gelas. Cukup lengkap dan mengenyangkan ya untuk makan malam. Setelah jam berbuka, kami mulai untuk Shalat Magrib berjamaah kemudian dilanjutkan makan malam hingga waktunya Shalat Isya. Kamar mandi di Masjid Agung Sunda Kelapa cukup bersih dan banyak. Walaupun tetap kita harus antri di jam-jam rawan, misal jam setelah makan (banyak yang antri untuk pipis), jam akan Shalat berjamaah (antri untuk wudhu). Jadi harus sabar-sabar dan pinter-pinter untuk pipis dan wudhu di jam-jam yang ngga rush hour. Setelah makan malam, saatnya Shalat Isya yang dilakukan berjamaah dan dilanjutkan ceramah kemudian Shalat Tarawih berjamaah. Disini Shalat Tarawih dilakukan sebanyak 20 rakaat. Tapi karena aku ngga kuat, jadi aku hanya Shalat Tarawih 8 rakaat saja selebihnya aku tadarusan sambil menunggu jamaah lainnya selesai Shalat Tarawih. Dan entah kenapa malam itu di dalam Masjid, panas sekali, sepertinya AC nya tidak berfungsi atau memang tidak dinyalakan dengan suhu maksimal, walhasil kami berkeringat dan gerah banget selama Tarawih huhuhu. Tapi untungnya setelah Shalat Tarawih, pengurus Masjid mengecek AC dan suhu ruangan menjadi agak dingin.

Setelah selesai Shalat Tarawih, diadakan tadarus bersama membaca surat Fathir dan Yaasin. Setelah itu, waktu bebas untuk jamaah. Aku memilih untuk cuci muka, sikat gigi dan bersiap tidur, karena jam 12 jamaah akan dibangunkan kembali untuk tadarus dan melakukan kegiatan Itikaf. Dikarenakan ruangan yang berisi banyak orang, jadi para jamaah harus tidur hanya dengan tempat seukuran sajadah. Jadi ya pintar-pintar saja ya mencari posisi tidur yang nyaman dan pastinya ngga mengganggu jamaah lainnya. Alhamdulillah aku bisa tidur selama 1.5 jam dan terbangun karena kegerahan. Hiks. Entah kenapa malam itu panas sekali padahal biasanya kata temanku suhu ruangan selalu dingin. Jam 12 tepat, jamaah dibangunkan dan memulai dipandu untuk kegiatan Itikaf. Dimulai dengan pembacaan niat dan dilanjutkan dengan tadarusan bersama. Di jam inipun, mulai banyak datang jamaah-jamaah lainnya yang memang hanya ingin Itikaf saja, jadi tidak tinggal dari sore untuk mengikuti Shalat Tarawih. Pukul 1 pagi, dilanjutkan dnegan ceramah hingga pukul 2 pagi. Mulai pukul 2 pagi hingga 03.30 pagi dilaksanakan dengan Shalat Tahajud berjamaah. Saat Shalat Tahajud, lampu dimatikan sehingga ruangan terasa lebih syahdu dan khusyuk. Walaupun agak mengantuk sih. Mungkin di saat ini juga, saat-saat yang cukup mengharukan, buatku pribadi ya, karena aku niatnya melakukan Itikaf karena lagi banyak permintaan hehehehe, tapi aku jadi sadar dan tiba-tiba merasa malu karena niat beribadah lebih kok hanya saat pas lagi banyak permintaan saja, dan akhirnya aku hanya berharap supaya aku bisa menjadi Muslim yang lebih baik lagi, ngga hanya di bulan Ramadhan saja tapi untuk seterusnya. Jadi tersadar harus sering-sering jaga mulut (biar ngga ngomong kata-kata kasar terus), jaga hati (biar ngga nyinyir terus), padahal sulit kan yaa, itu semacam udah hobi aku nyinyir dan ngomong kata-kata kasar, tapi tetap hal-hal itu tidak baik dan harus dihilangkan, minimal dikuranginlah. Setelah selesai Shalat berjamaah, lampu-lampu mulai dinyalakan dan mulai dibagikan makanan untuk Sahur. Mengambil makanan untuk Sahur pun harus gercep karena kalau ngga bisa ngga kebagian. Setelah Sahur, sebaiknya langsung sikat gigi dan ambil Wudhu supaya ngga terlalu antri karena menjelang Shalat Subuh, antrian kamar mandi dan Wudhu luar biasa panjangnya. Setelah dilaksanakan Shalat Subuh berjamaah, orang-orang mulai banyak yang meninggalkan Masjid dan pulang, tapi kami merasa sangat mengantuk dan berniat untuk tidur sampai pukul 6 pagi baru setelah itu pulang. Saat itu kami sudah bisa menselonjorkan kaki karena banyak jamaah yang sudah pulang sehingga ruangan menjadi agak lenggang. Enak banget bisa tidur tanpa harus menekuk kaki hehehe dan mungkin efek ngantuk parah semacam habis minum Antimo kali ya, kami pun tertidur pulas dan baru bangun pukul setengah 8 pagi. Kaget sih pas kebangun matahari sudah terang, semacam baru tidur 15 menit. Ngga berasa. Setelah itu kami akhirnya berpisah dan pulang ke rumah masing-masing. Di ojek pun aku benar-benar masih mengantuk, jadi naik ojek sambil merem melek gitu. Sampai rumah, aku hanya cuci muka dan melanjutkan hibernasi sampai waktu Zuhur.

Selesai deh kegiatan Itikaf pertamaku. Walaupun banyak cobaan saat Itikaf, tapi aku kepengen lagi melakukan Itikaf. Mudah-mudahan tahun depan masih bisa ketemu bulan Ramadhan dan masih bisa Itikaf lagi. Amin.

Anw, aku sekalian mau berbagi tips untuk yang mau melakukan Itikaf khususnya di Masjid Agung Sunda Kelapa. Mudah-mudahan berguna yaa.

  1. Banyak-banyak sabar. Ini yang paling pertama kayanya. mengingat saat Itikaf banyak banget orangnya dan datang dari berbagai jenis usia dan kalangan, jadi harus banyak sabar buat menghadapi perilaku orang yang berbeda-beda. Kalau ada apa-apa mendingan fokus tadarusan aja deh. Pokonya niatnya ke Masjid ya ibadah.
  2. Bawa air putih (dan cemilan). Buat yang minumnya kaya Unta kaya aku gini, kekurangan air putih pasti rasanya ngga tenang. Jadi sebaiknya dari rumah bawa Aqua yang ukuran 1.5 Liter. Tapi kalau memang kekurangan air putih, tenang aja di pelataran Masjid pun banyak yang jualan air putih dan cemilan. Jadi ngga usah khawatir kekurangan supply makanan dan minuman.
  3. Pakai baju senyaman mungkin. Mengingat kita akan bermalam ya. Aku sarankan sih jangan pakai celana jeans, mungkin lebih enak pakai celana bahan yang menyerap keringat dan baju yang ngga ribet.
  4. Bawa Al-Quran baik dalam bentuk kertas ataupun digital. Mumpung lagi di dalam Masjid, kalau ada waktu luang sebaiknya tadarusan saja.
  5. Bawa baju hangat dan bantal leher. Biasanya di dalam Masjid itu dingin, jadi antisipasi saja kalau-kalau di malam hari kedinginan. Pokonya buat diri kita senyaman mungkin saat ibadah dan supaya kita juga bisa istirahat dengan nyaman.

Sekian cerita dan tips aku untuk ber-Itikaf, semoga bermanfaat untuk yang membacanya ya 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s